Polisi Intel Dikepung Maling Miras! Tragedi Pengeroyokan di Jalan Kenjeran Surabaya yang Berakhir di Jeruji Besi

Halo Sobat cakwar.com! Apa kabar hari ini? Semoga tetap waspada ya, karena kabar kurang mengenakkan kembali datang dari sudut Kota Surabaya. Kali ini, aksi premanisme nekat menyasar aparat penegak hukum yang justru sedang berupaya menjaga ketenangan lingkungan kita.

Bayangkan saja, niat baik untuk menindaklanjuti keresahan warga malah berujung luka. Inilah yang dialami oleh seorang anggota unit intelijen Polsek Mulyorejo berinisial AS. Ia menjadi korban kebrutalan sekelompok pemuda saat bertugas di kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Kejadian ini bukan hanya soal luka fisik, tapi juga tantangan nyata bagi ketertiban umum di Kota Pahlawan. Bagaimana mungkin seorang petugas resmi bisa dikeroyok massa saat sedang menjalankan kewajibannya? Yuk, kita bedah kronologinya sampai tuntas!

Berawal dari Respons Cepat Laporan Pesta Miras

Peristiwa bermula pada Senin sore, 27 April 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Sebagai anggota intelijen, AS menerima laporan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan adanya pesta minuman keras (miras) di dekat SPBU Kenjeran.

Tanpa membuang waktu, AS langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pulbaket atau pengumpulan bahan keterangan. Ini adalah prosedur standar kepolisian untuk memastikan kebenaran laporan sebelum mengambil tindakan penggerebekan yang lebih besar.

“Korban menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya sekelompok orang sedang minum minuman keras. Saat korban tiba di lokasi untuk melakukan tugasnya, situasi memanas,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, AKP Djoko Soesanto.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: “Lapo Bacok Aku?” – Kalimat Terakhir Memilukan Hasan Sebelum Tewas dalam Tragedi Pembacokan di Wonokusumo Surabaya

Mencekam! Korban Dikeroyok 7 Orang di Tengah Jalan

Bukannya bubar atau bersikap kooperatif saat dihampiri, kelompok pemuda yang sudah terpengaruh alkohol ini justru merasa terusik. Tanpa banyak bicara, mereka secara spontan menyerang AS secara bersama-sama di area publik yang cukup ramai.

Berikut adalah beberapa detail memilukan dari aksi pengeroyokan tersebut:

  • Jumlah Pelaku: Diperkirakan mencapai 6 hingga 7 orang.
  • Aksi Brutal: Korban dihujani hantaman benda tumpul dan tangan kosong.
  • Area Vital: Serangan terkonsentrasi pada bagian wajah dan kepala yang menyebabkan luka serius.
  • Pertolongan Warga: Nyawa AS untungnya terselamatkan berkat aksi heroik beberapa warga di sekitar SPBU yang berani melerai aksi brutal tersebut.

Aksi ini sangat disayangkan, karena terjadi di siang bolong dan di tengah tugas mulia untuk menindak penyakit masyarakat (pekat).

Polsek Mulyorejo Bertindak: 2 Pelaku Diciduk, Sisanya Dikejar

Pihak kepolisian tidak tinggal diam melihat anggotanya dianiaya. Tim Reskrim langsung bergerak cepat menyisir area sekitar. Hasilnya, dua orang pelaku utama berinisial E dan R yang merupakan warga lokal Kecamatan Mulyorejo berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

AKP Djoko menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas sisa pelaku lainnya yang saat ini masih melarikan diri. “Kami pastikan identitas pelaku lainnya sudah kami kantongi. Kami imbau segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas,” tegasnya.

Para pelaku ini kini harus menghadapi ancaman hukuman berat. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman di atas 5 tahun penjara, ditambah pasal perlawanan terhadap petugas (Pasal 212 dan 214 KUHP).

Rekomendasi Cakwar.com: Maling Besi Kantor Ekspedisi Surabaya Tak Berkutik! Aksi Terekam CCTV dan Viral, Pelaku Akhirnya Diciduk Jatanras

Tips Keamanan: Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kerumunan Miras?

Agar insiden seperti yang dialami anggota Polsek Mulyorejo ini tidak terulang pada masyarakat sipil, ada baiknya Sobat Cakwar melakukan hal berikut:

  • Jangan Menegur Sendirian: Jika melihat kelompok pesta miras yang sudah mulai gaduh, hindari menegur secara langsung sendirian, apalagi jika mereka berjumlah banyak.
  • Gunakan Aplikasi Laporan: Gunakan aplikasi resmi kepolisian atau hubungi nomor darurat 110 agar petugas berseragam lengkap yang turun ke lapangan.
  • Dokumentasi Diam-diam: Jika aman, ambil foto atau video dari jarak jauh sebagai bukti laporan tanpa menarik perhatian pelaku.
  • Tetap di Area Terang: Jika merasa diikuti atau terancam oleh kelompok tersebut, segera menuju ke tempat ramai atau pos keamanan terdekat.

 

Media sosial:

 

Kesimpulan: Jangan Kasih Ruang untuk Premanisme

Aksi pengeroyokan terhadap aparat adalah bentuk pelanggaran hukum serius yang tidak boleh ditoleransi. Kita sebagai warga Surabaya harus mendukung penuh langkah tegas kepolisian dalam membersihkan aksi premanisme dan pesta miras yang meresahkan.

Mari kita doakan agar AS segera pulih dan bisa kembali bertugas menjaga keamanan kita semua. Surabaya adalah kota yang damai, dan tidak ada tempat bagi mereka yang merasa hebat dengan cara mengeroyok orang lain, apalagi petugas negara.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions