Lelah Berdiri Sapa Warga Nganjuk, Presiden Prabowo Minta Dirut Pindad Profesor Sigit Desain Mobil Kaca: Gue Ini Udah 75 Tahun!

Halo Sobat cakwar.com! Bagi lo yang rajin memantau perkembangan politik dalam negeri dan berita terkini dari lingkaran Istana, aksi blusukan para pemimpin kita selalu menarik untuk dikuti. Apalagi kalau agenda tersebut diwarnai dengan celetukan spontan yang mengundang tawa, tapi sekaligus memicu inovasi baru di industri militer dan manufaktur kita.

Momen unik nan menggelitik baru saja diperlihatkan oleh orang nomor satu di Indonesia. Kejadian ini berlangsung saat Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026 kemarin.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Di tengah lautan manusia yang menyambut kehadirannya, sang Kepala Negara mendadak curhat mengenai kondisi fisiknya. Pasalnya, demi membalas antusiasme warga di sepanjang jalan, Prabowo terpaksa harus berdiri lama di dalam mobil dinasnya. Gara-gara momen melelahkan itu, ia langsung menantang PT Pindad untuk membuat desain kendaraan kepresidenan model baru yang anti-mainstream. Yuk, kita bedah cerita serunya!

Curhat Presiden Prabowo: “Masa Presiden di Dalam Mobil Saja, Kan Enggak Lucu!”

Dalam potongan video yang diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (18/5/2026), Presiden Prabowo menceritakan kembali pengalamannya saat membelah kemacetan di Nganjuk. Ia mengaku terharu sekaligus merasa kasihan melihat ribuan rakyat kecil yang rela berdiri berjam-jam di pinggir jalan hanya demi melihat wajah pemimpinnya.

Sebagai bentuk rasa hormat, Prabowo pun memilih untuk berdiri sepanjang perjalanan di dalam mobil atap terbuka demi bisa menyapa dan bersalaman secara langsung dengan masyarakat. Namun, ia tidak menampik jika aktivitas fisik tersebut menguras energinya secara drastis, mengingat usianya yang sudah berkepala tujuh.

  • Tuntutan Situasi: “Cukup melelahkan juga, karena rakyat begitu banyak di jalan. Masa presiden di dalam kendaraan (tidak menyapa), kan enggak lucu. Terpaksa aku berdiri,” ungkap Prabowo disambut tawa para hadirin.
  • Faktor Usia: Sambil berkelakar, Ketua Umum Gerindra ini mengingatkan jajarannya kalau fisiknya tak lagi muda. “Gue ini udah 75 tahun nih. Gila. Tapi aku kasihan rakyat nunggu lama ya,” tambahnya jujur.

Oleh karena itu, Prabowo langsung melayangkan ide kreatif. Ia meminta PT Perindustrian TNI Angkatan Darat (Pindad) untuk merancang mobil khusus presiden yang dindingnya terbuat dari kaca tembus pandang. Dengan begitu, ia tetap bisa menyapa rakyat dengan nyaman sambil duduk di kursi, namun dari luar posisinya akan tetap terlihat seolah-olah sedang berdiri tegap.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Layar HP Android Bergerak Sendiri? Mengenal Masalah Ghost Touch dan Cara Mengatasinya Tanpa Langsung ke Tempat Servis

Siapa Profesor Sigit? Sosok yang Dipanggil Presiden di Atas Podium

Saat melontarkan ide mobil kaca tersebut, Presiden Prabowo di atas podium sempat celingukan mencari seseorang. “Ini saya lagi mikir minta Pindad, mana itu Profesor Sigit, ada Sigit enggak? Coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca gitu yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh. Boleh dong,” pinta Presiden.

Pertanyaannya, siapakah sebetulnya sosok Profesor Sigit yang dimaksud oleh Kepala Negara? Mengapa ia begitu dipercaya untuk menggarap proyek kendaraan VIP ini?

Profil Singkat Sigit Puji Santosa

Dilansir dari laman resmi pindad.com, pria yang dipanggil Profesor Sigit tersebut memiliki nama lengkap Prof. Ir. Dr. Sigit Puji Santosa, MSME, Sc.D, IPU. Beliau adalah ilmuwan keteknikan mumpuni yang sejak 16 Desember 2024 resmi diangkat menduduki kursi jabatan sebagai Direktur Utama PT Pindad.

Pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur ini bukanlah orang sembarangan di dunia akademis dan industri otomotif global. Riwayat pendidikannya sangat mentereng, yakni lulusan S1 Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1991, sebelum akhirnya terbang ke Amerika Serikat untuk menyelesaikan gelar Master (1997) dan Doktor (1999) di kampus top dunia, Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Sebelum pulang ke tanah air untuk mengabdi sebagai staf ahli dan direktur inovasi di ITB, Sigit sempat meniti karier elit di luar negeri. Ia pernah menjabat sebagai Executive General Manager (EGM) di korporasi raksasa asal Amerika, General Motors Co, khusus pada bagian pengembangan produk kendaraan ramah lingkungan masa depan berbasis EV (Electric Vehicle) dan PHEV sepanjang tahun 2010 hingga 2013.

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Mengupas Arti Lima Gelar Akademis Milik Bos PT Pindad

Sobat cakwar.com, kalau lo melihat nama lengkap Profesor Sigit, lo pasti akan dibuat takjub dengan deretan titel panjang yang berjejer di depan dan belakang namanya. Tidak main-main, ia mengantongi lima titel akademis dan profesi tingkat tinggi yang diakui secara internasional.

Berikut adalah rincian arti dari setiap gelar yang dimiliki oleh sang Dirut Pindad:

  • Dr. (Doktor): Gelar akademik tertinggi yang menandakan bahwa ia telah sukses menyelesaikan pendidikan jenjang strata tiga (S3) lewat riset ilmiah mendalam di perguruan tinggi.
  • Ir. (Insinyur): Gelar profesi resmi di bidang keteknikan yang diberikan kepada lulusan yang memiliki kompetensi nyata dalam disiplin ilmu aplikasi teknik.
  • MSME (Master of Science in Mechanical Engineering): Gelar magister (S2) khusus dari universitas luar negeri yang membuktikan keahlian tingkat lanjutnya dalam bidang rekayasa mekanik dan mesin.
  • Sc.D (Doctor of Science): Gelar doktor sains bergengsi yang setara dengan Ph.D. Gelar ini diberikan oleh kampus elite dunia seperti MIT sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi riset tingkat tinggi di bidang sains dan teknologi.
  • IPU (Insinyur Profesional Utama): Tingkatan sertifikasi profesi insinyur tertinggi di Indonesia yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII), berdasarkan jam terbang, kompetensi, dan profesionalisme tinggi di lapangan.

 

Rekomendasi Cakwar.com:  Layar MacBook Terasa Kekecilan? Ini Cara Menyambungkan MacBook ke TV Paling Praktis dan Stabil ala Service MacBook Surabaya!

Mengintip Isi Laporan Kekayaan (LHKPN) Profesor Sigit

Sebagai seorang pejabat tinggi yang menakhodai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di bidang pertahanan dan militer, Profesor Sigit diwajibkan untuk melaporkan total pundi-pundi hartanya kepada negara.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per tanggal 31 Desember 2024, total harta kekayaan bersih yang dimiliki oleh Sigit tercatat berada di angka Rp7.845.000.000 (Rp7,8 miliar).

Berikut adalah rincian aset-aset yang dilaporkannya:

  1. Aset Tanah dan Bangunan (Total Rp10.831.000.000)
  • Tanah & bangunan seluas 240 m²/225 m² di Kabupaten/Kota Bandung Barat (Hasil Sendiri) – Rp2.700.000.000.
  • Tanah & bangunan seluas 27 m²/29 m² di Kabupaten/Kota Bandung (Hasil Sendiri) – Rp550.000.000.
  • Tanah & bangunan seluas 30 m²/30 m² di Kabupaten/Kota Tangerang (Hasil Sendiri) – Rp462.000.000.
  • Tanah & bangunan seluas 1.065 m²/500 m² di Kabupaten/Kota Pacitan (Hasil Sendiri) – Rp1.700.000.000.
  • Tanah & bangunan seluas 240 m²/200 m² di Kabupaten/Kota Bandung (Hasil Sendiri) – Rp5.419.000.000.
  1. Alat Transportasi, Kas, dan Utang

Di garasi rumahnya, ia mendaftarkan dua buah unit mobil hasil sendiri bernilai total Rp390.000.000, yang terdiri dari mobil Chevrolet Trax tahun 2018 seharga Rp160 juta dan Honda HRV tahun 2020 senilai Rp230 juta. Selain itu, ia mengantongi harta bergerak lainnya sebesar Rp455 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp660 juta. Setelah dikurangi dengan catatan utang sebesar Rp4.491.000.000, maka total harta bersihnya bulat di angka Rp7,84 miliar.

Media sosial:

 

Insight Praktis: Pentingnya Menghargai Karya Inovasi Anak Bangsa

Sobat cakwar.com, dari dinamika instruksi unik Presiden Prabowo kepada Profesor Sigit di atas, kita bisa mengambil sebuah pelajaran berharga:

  • Peluang Unjuk Gigi Industri Lokal: Tantangan pembuatan mobil kaca kepresidenan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah menaruh kepercayaan tinggi pada kualitas insinyur lokal di PT Pindad ketimbang memesan mobil mewah impor dari luar negeri.
  • Dukungan untuk Dunia Pendidikan: Rekam jejak Profesor Sigit yang melompat dari dosen ITB menjadi Dirut BUMN menunjukkan bahwa hilirisasi riset kampus ke dunia industri nyata adalah kunci utama kemandirian teknologi bangsa.

Semoga artikel ini memberikan edukasi bagi pembaca artikel cakwar.com. Mari kita dukung terus inovasi-inovasi keren dari anak bangsa, dan kita tunggu bersama bagaimana wujud nyata dari mobil kaca kepresidenan garapan PT Pindad ini di masa depan!

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions