Erupsi Dahsyat Gunung Dukono: Kolom Abu 10.000 Meter, Puluhan Pendaki Terjebak di Maluku Utara!

Halo Sobat cakwar.com! Kabar mengejutkan datang dari ufuk timur Indonesia. Bagi kamu para pecinta alam atau yang sering memantau aktivitas geologi, nama Gunung Dukono di Halmahera Utara pastinya sudah nggak asing lagi. Tapi, apa yang terjadi pada Jumat pagi (8/5/2026) benar-benar bikin jantung berdegup kencang.

Gunung api yang dikenal “super aktif” ini kembali menunjukkan amarahnya dengan erupsi yang sangat besar. Bayangkan saja, kolom abu vulkaniknya membumbung tinggi hingga 10.000 meter ke angkasa! Sayangnya, di balik fenomena alam yang megah ini, ada kabar duka mengenai sejumlah pendaki yang terjebak di tengah situasi darurat tersebut.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Mari kita bahas secara detail kronologi, kondisi para korban, hingga fakta unik tentang gunung yang seolah nggak pernah tidur ini.

Detik-Detik Mencekam Erupsi Jumat Pagi

Tepat pukul 07.41 WIT, langit Halmahera Utara tiba-tiba berubah mencekam. Gunung Dukono memuntahkan material vulkanik dengan intensitas tebal. Warna kolom erupsinya bervariasi mulai dari putih, kelabu, hingga hitam pekat yang menandakan tingginya tekanan dari dalam kawah Malupang Warirang.

Aktivitas ini sebenarnya bukan hal yang mendadak. Sejak 29 Maret 2026, Dukono memang sudah menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Namun, erupsi kali ini berdampak langsung pada manusia:

  • 5 Pendaki Luka-luka: Dilaporkan mengalami cedera akibat terkena material atau saat mencoba menyelamatkan diri.
  • 20 Pendaki Terjebak: Puluhan orang dikabarkan masih tertahan di kawasan rawan bencana karena akses yang tertutup atau kondisi medan yang berbahaya pasca-letusan.

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Sidang Kasus Air Keras Andrie Yunus Dikritik KontraS: Keadilan atau Sekadar Sandiwara Militer?

Operasi SAR: Sinyal Darurat SOS di Tengah Hujan Abu

Begitu erupsi terjadi, Tim SAR Gabungan Halmahera Utara langsung bergerak cepat. Proses pencarian ini dimulai setelah Basarnas Command Center (BCC) mendeteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat navigasi Garmin milik pendaki di titik koordinat 1°42’13.7″N 127°52’50.2″E.

Iwan Ramdani, Kepala Kantor SAR Ternate, mengonfirmasi bahwa pihak desa setempat—Kepala Desa Mamuya—juga secara resmi meminta bantuan evakuasi. Saat ini, tim yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, hingga tenaga medis sudah diterjunkan ke lapangan. Tantangannya tentu nggak mudah, karena hujan abu dan risiko erupsi susulan masih sangat tinggi.

Mengenal Gunung Dukono: Sang Legenda yang Tak Pernah Padam

Kenapa sih Dukono sering banget erupsi? Sobat Cakwar perlu tahu kalau gunung berketinggian 1.229 mdpl ini punya sejarah yang panjang dan unik. Berdasarkan data dari PVMBG dan ESDM, Dukono adalah salah satu gunung paling aktif di Indonesia dengan aktivitas kegempaan tektonik yang sangat tinggi.

Berikut fakta sejarah letusan Gunung Dukono:

  • 1550: Letusan besar yang lavanya sampai mengisi selat antara Halmahera dan Gunung Mamuya.
  • 1719 – 1901: Terjadi serangkaian letusan kecil yang cukup sering.
  • 1933 – Sekarang: Nah, ini yang unik! Sejak tahun 1933, Dukono terus menerus mengalami letusan kecil secara berkelanjutan hingga detik ini. Jadi, buat warga lokal, melihat asap dari puncak Dukono itu sudah jadi pemandangan sehari-hari.

 

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Status Waspada dan Penutupan Total Kawasan Wisata

Meski warga lokal sudah terbiasa, bukan berarti kita boleh abai. Saat ini, Gunung Dukono berstatus Level II (Waspada). Artinya, potensi bahaya tetap nyata dan masyarakat dilarang keras beraktivitas dalam radius yang telah ditentukan.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah mengambil tindakan tegas:

  1. Penutupan Jalur Pendakian: Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan surat resmi penutupan kawasan guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.
  2. Posko Darurat: BPBD Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu untuk memantau situasi dan melakukan pendataan masyarakat terdampak.
  3. Imbauan Radius Aman: Masyarakat diminta menjauhi Kawah Malupang Warirang minimal dalam radius 4 kilometer.

 

Rekomendasi Cakwar.com: Tragedi di Jagakarsa: Kesaksian Sekuriti Ungkap Detik-Detik Kebakaran Maut di Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Insight Praktis: Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Erupsi?

Bagi kamu yang berada di wilayah terdampak atau berencana melakukan perjalanan ke daerah vulkanik, ingat langkah-langkah ini:

  • Selalu Pakai Masker: Abu vulkanik sangat halus dan tajam, bisa merusak paru-paru dan mata.
  • Pantau Perangkat SOS: Jika kamu pendaki, pastikan membawa perangkat satelit karena sinyal HP sering hilang saat bencana.
  • Patuhi Larangan: Jangan nekat mendaki hanya demi konten saat status gunung sedang tidak stabil. Nyawa jauh lebih berharga!

 

Media sosial:

 

Kesimpulan: Doa untuk Para Pendaki dan Petugas SAR

Kejadian di Gunung Dukono pagi ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa dahsyatnya kekuatan alam. Kita doakan semoga proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR Gabungan berjalan lancar, 20 pendaki yang terjebak bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat, dan para korban luka segera mendapatkan perawatan medis terbaik.

Tetap waspada, Sobat Cakwar. Alam selalu punya cara untuk mengingatkan kita agar tetap rendah hati dan patuh pada prosedur keselamatan.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com.

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions