Video Serangan Dirilis Pentagon, Bomber B-1 dan B-2 Hantam Fasilitas Militer Iran, Kapal Perang Tenggelam di Samudra Hindia

Pentagon Rilis Rekaman Serangan Militer AS ke Target Iran

Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis rekaman video yang disebut memperlihatkan operasi militer terbaru Washington terhadap target-target militer Iran. Video tersebut menunjukkan momen bom dan rudal Amerika menghantam berbagai fasilitas militer Iran, baik di darat maupun di laut.

Rilis rekaman ini datang di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pada Rabu (4/3/2026), Washington dan Tel Aviv dilaporkan kembali mengintensifkan serangan udara terhadap pasukan keamanan Iran serta sejumlah fasilitas yang dianggap sebagai simbol kekuatan militer Teheran.

Dalam video yang beredar luas itu terlihat beberapa ledakan besar menghantam area yang diduga merupakan instalasi militer Iran. Serangan tersebut menjadi bagian dari operasi yang lebih luas yang bertujuan melemahkan kemampuan pertahanan dan sistem persenjataan strategis Iran.

Konflik yang terus membesar ini memicu kekhawatiran internasional bahwa perang di kawasan Timur Tengah berpotensi meluas dan melibatkan lebih banyak negara.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Pesawat Tempur B-1 dan Bomber Siluman B-2 Dikerahkan

Dalam operasi tersebut, Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan sejumlah pesawat pengebom strategis, termasuk pesawat tempur jarak jauh B-1 Lancer.

Pesawat ini digunakan untuk menyerang fasilitas militer Iran yang diduga terkait dengan pengembangan dan peluncuran rudal balistik. Target utama operasi adalah lokasi penyimpanan rudal, pusat komando militer, serta fasilitas pendukung yang dianggap penting bagi sistem pertahanan Iran.

Selain B-1, Pentagon juga mengerahkan pesawat pengebom siluman B-2 Spirit, salah satu pesawat militer paling canggih yang dimiliki Amerika Serikat.

Pesawat B-2 dikenal memiliki kemampuan stealth atau siluman yang memungkinkan mereka menembus sistem pertahanan udara musuh tanpa mudah terdeteksi radar. Dalam operasi kali ini, B-2 dilaporkan dipersenjatai dengan bom berbobot sekitar 2.000 pon atau sekitar 907 kilogram.

Bom berdaya hancur tinggi tersebut digunakan untuk menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang berada di lokasi yang diperkuat atau dilindungi sistem pertahanan.

Pengerahan ini juga disebut sebagai salah satu operasi militer paling signifikan yang melibatkan B-2 terhadap Iran. Ini menjadi pengerahan besar kedua pesawat pengebom siluman tersebut dalam konflik yang sedang berlangsung.

Serangan Laut: Kapal Perang Iran Dihantam Torpedo

Tidak hanya di darat dan udara, konflik juga meluas ke wilayah perairan internasional. Amerika Serikat merilis rekaman serangan yang dilakukan oleh kapal selam militer mereka terhadap kapal perang Iran di kawasan Samudra Hindia.

Menurut keterangan militer Amerika, kapal selam tersebut meluncurkan torpedo yang kemudian menghantam kapal perang Iran hingga akhirnya tenggelam.

Serangan ini menewaskan sedikitnya 87 awak kapal Iran.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyebut operasi ini sebagai peristiwa bersejarah bagi militer Amerika.

Ia mengatakan penenggelaman kapal perang musuh oleh torpedo tersebut merupakan yang pertama kali terjadi sejak Perang Dunia Kedua.

Pernyataan itu menunjukkan betapa seriusnya eskalasi konflik yang kini terjadi antara kedua negara.

.Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

👉Baca juga artikel tentang: Kisah Teladan Abu Bakar Ash-Shiddiq: Keberanian Menyuarakan Kebenaran dan Kesabaran Menahan Amarah

Korban Dibawa ke Sri Lanka

Setelah insiden tersebut, sejumlah korban dari kapal perang Iran dilaporkan dibawa ke Sri Lanka.

Sebanyak 87 jenazah awak kapal Iran diangkut menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Nasional di kota Galle, yang berada di pantai selatan negara tersebut.

Jenazah para korban untuk sementara disimpan di kamar jenazah rumah sakit sambil menunggu proses identifikasi dan langkah diplomatik lanjutan.

Sementara itu, otoritas setempat menyatakan bahwa Angkatan Laut Sri Lanka juga berhasil menyelamatkan beberapa awak kapal yang selamat dari serangan tersebut.

Sebanyak 32 kru kapal Iran dilaporkan berhasil dievakuasi dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Kondisi mereka bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka serius akibat ledakan dan tenggelamnya kapal.

Ketegangan Regional Kian Memanas

Rangkaian serangan terbaru ini terjadi saat ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat.

Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel tidak hanya menargetkan fasilitas militer Iran, tetapi juga disebut menyasar simbol-simbol kekuasaan yang berkaitan dengan aparat keamanan negara tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam.

Teheran bersumpah akan melakukan balasan besar-besaran dan bahkan menyatakan tekad untuk menghancurkan infrastruktur militer serta ekonomi yang berkaitan dengan kepentingan lawan mereka di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan keras tersebut memicu kekhawatiran baru mengenai kemungkinan meluasnya konflik regional yang bisa berdampak pada stabilitas global, terutama di sektor energi dan perdagangan internasional.

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Dampak Global dan Kekhawatiran Dunia

Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel selama ini memang menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia.

Kawasan Timur Tengah memiliki posisi strategis karena menjadi jalur utama perdagangan minyak dan energi global. Setiap eskalasi konflik di wilayah ini hampir selalu berdampak pada stabilitas ekonomi internasional.

Sejumlah pengamat militer menilai penggunaan pesawat pengebom strategis seperti B-1 dan B-2 menunjukkan bahwa operasi militer yang dilakukan bukan sekadar serangan terbatas.

Penggunaan teknologi militer canggih tersebut biasanya ditujukan untuk menghancurkan target yang dianggap memiliki nilai strategis tinggi.

Selain itu, keterlibatan kapal selam dalam operasi laut juga menandakan bahwa konflik telah memasuki tahap yang lebih kompleks dengan potensi meluas ke berbagai domain peperangan.

Rekomendasi Cakwar.com: Kisah Mush’ab bin Umair, Duta Islam Pertama yang Mengislamkan Madinah hingga Gugur Syahid di Perang Uhud

Media sosial:

 

Situasi yang berkembang di Timur Tengah saat ini menjadi pengingat bahwa konflik modern tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga memiliki konsekuensi global yang luas. Dunia kini menunggu bagaimana langkah berikutnya dari para pemimpin internasional dalam meredakan ketegangan yang semakin meningkat ini.

Untuk mengikuti perkembangan berita geopolitik, konflik internasional, serta informasi menarik lainnya, pembaca dapat menemukan berbagai artikel terbaru di Media digital cakwar.com

VIDEO: Detik-detik Bom Siluman B-2 AS Serang Fasilitas Rudal Balistik Iran hingga IRGC Hantam Markas Musuh

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions