Pakar Hukum Tegaskan Eks Ketua BEM UBK Tak Bisa Dijerat Pasal Tipikor, Melainkan Sanksi Etik

Dinamika seputar dugaan aliran dana yang masuk ke lingkaran aktivis mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) terus menggelinding bak bola salju. Kabar paling gres datang dari pakar hukum pidana kawakan Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. Dirinya secara gamblang mengungkapkan bahwa eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdi Maludin, secara yuridis tidak bisa dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi (tipikor).

Bagi Anda para pembaca setia yang selalu mengikuti eskalasi berita terkini mengenai penegakan hukum, isu sosial politik, kebijakan tata kelola negara, hingga dunia pendidikan, analisis pakar hukum ini tentu menjadi informasi yang sangat mencerahkan. Supaya kenyamanan Anda saat membaca ulasan hukum digital maupun artikel wisata dan olahraga tidak terputus akibat kendala sistem gawai yang lambat, pastikan perangkat canggih Anda ditangani oleh tim ahli di pusat service apple surabaya atau service  HP android surabaya terpercaya.

Rekomendasi Cak war: iJoe – Apple Service Surabaya, Tempat Service Iphone, iMac, iPad dan iWatch Terpercaya di Surabaya

Alasan Yuridis Mengapa Eks Ketua BEM UBK Bebas dari Jerat Tipikor

Abdi Maludin mendadak menjadi sorotan tajam publik nasional setelah dirinya secara terbuka membuat pengakuan resmi telah menerima uang tunai sebesar Rp20 juta. Uang pelicin tersebut disinyalir mengalir dari oknum anggota korps kepolisian dengan target utama memindahkan lokasi titik demonstrasi mahasiswa pada Senin, 15 Juni 2026. Skenario awalnya adalah menggeser massa agar tidak berorasi di depan Istana Kepresidenan, melainkan dipindahkan ke depan Gedung DPR/MPR RI di Senayan.

Selain Abdi, pusaran dana segar ini juga ikut kecipratan ke beberapa pengurus inti BEM FH UBK lainnya dengan nominal bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per kepala. Imbas dari viralnya pengakuan dosa tersebut, pihak birokrasi kampus mengambil tindakan tegas dengan mencopot jabatan Abdi sebagai Ketua BEM FH UBK pada Selasa, 23 Juni 2026 yang lalu.

Meskipun perilaku tersebut memicu badai kecaman di media sosial, Abdul Fickar Hadjar menjelaskan ada alasan hukum mendasar mengapa pasal korupsi tidak dapat diterapkan dalam kasus ini:

  • Bukan Pejabat Publik: Abdi Maludin berstatus sebagai mahasiswa aktif dan bukan aparatur sipil negara (ASN) atau penyelenggara negara yang memiliki kewenangan jabatan publik eksekutif.
  • Tidak Ada Unsur Paksaan: Proses perpindahan uang tunai tersebut dilakukan atas dasar kesepakatan sukarela sepihak tanpa adanya unsur pemerasan secara fisik atau ancaman pidana.
  • Ranah Pelanggaran Etik: Perbuatan menerima dana eksternal tersebut murni masuk dalam kategori pelanggaran hukum internal institusi pendidikan tinggi.

“Itu adalah pencemaran nama baik kampus, bisa tindakan administratif oleh kampus. Kalau pidana rasanya sulit (karena) tidak ada unsur paksaan dan tidak ada unsur jabatan. Itu soal ditraktir makan saja. Cuma ya mahasiswanya rakus, menjurus ke preman,” urai Fickar secara blak-blakan.

 

Price List Service Apple di Surabaya yang rekomended : Pricelist iJoe Apple Service Surabaya

Baca juga artikel tentang: Kepercayaan Publik terhadap Polri 2026 Meroket, Ahmad Sahroni Ingatkan PR Besar Kriminalitas

Potensi Jerat Pidana Umum dan Desakan Pengusutan terhadap Oknum Polri

Meski lolos dari jeratan hukum korupsi, Fickar menilai bahwa Abdi justru memiliki potensi besar untuk dilaporkan ke pihak berwajib menggunakan delik pidana umum terkait pencemaran nama baik institusi kampus UBK. Bahkan, Fickar menambahkan bahwa elemen mahasiswa dari luar kampus UBK pun memiliki hak hukum untuk turut melaporkan Abdi ke pihak kepolisian karena tindakannya dinilai telah mencederai marwah pergerakan moral mahasiswa secara umum di Indonesia.

Di sisi lain, Fickar menegaskan bahwa fokus perhatian aparat penegak hukum justru harus diarahkan secara tajam kepada oknum anggota kepolisian yang bertindak sebagai penyedia dana tersebut. Dirinya mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera turun tangan melakukan langkah penertiban internal secara tegas.

Menurutnya, jika informasi pembagian uang tunai oleh aparat ini terbukti valid, maka hal tersebut akan sangat merusak citra Korps Bhayangkara di mata publik. Fenomena ini bisa menimbulkan asumsi liar di masyarakat bahwa institusi kepolisian memiliki dana tak terbatas untuk bermain politik praktis dan melakukan pesanan (order) terhadap arah gerakan demonstrasi jalanan.

Kronologi Penyerahan Dana Subuh Melalui Perantara Alumni Kampus

Sebelumnya, Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, memaparkan fakta kronologis bahwa Abdi memang telah mengakui seluruh penerimaan uang tunai senilai Rp20 juta tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, oknum polisi tersebut menggunakan jalur perantara, yaitu menyerahkan uang terlebih dahulu kepada seorang alumni senior Fakultas Hukum UBK sebelum akhirnya disalurkan ke tangan Abdi.

 

Tempat service Device Terbaik di Surabaya: 

 

Eksekusi penyerahan kantong uang tunai tersebut dilaporkan berlangsung pada Senin dini hari menjelang subuh, tepat beberapa jam sebelum massa aksi gabungan beberapa BEM Fakultas di UBK bersiap berangkat menuju titik kumpul. Walaupun uang tunai tersebut akhirnya tetap diterima dan dibagikan kepada rekan-rekan pengurus lainnya, pihak mahasiswa mengklaim mereka tetap konsisten menggelar unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan dan menolak mentah-mentah usulan pengalihan lokasi aksi ke Senayan.

Tahapan Aliran Dana Demo        

Status Eksekusi Lapangan

Sumber Dana                      

Oknum Anggota Kepolisian RI

Perantara Pertama                

Alumni Senior FH Universitas UBK

Penerima Utama   

Muhammad Abdi Maludin (Eks Ketua)

Waktu Transaksi   

Senin Dini Hari Menjelang Aksi   

 

Awal mula terbongkarnya skandal bawah tangan ini berakar dari terdeteksinya ketidaksolidan koordinasi di antara empat aliansi fakultas di UBK yang meliputi Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, FISIP, dan Fakultas Ekonomi. Isu tersebut semakin meledak ke permukaan setelah munculnya unggahan dari sebuah akun anonim di jagat maya, hingga memicu kemarahan massa mahasiswa yang langsung mendesak digelarnya forum sidang konsolidasi terbuka guna menuntut transparansi keuangan operasional.

 

Rekomendas Cakwar.com: KPK Perluas Penyidikan Kasus Korupsi Dokumen Imigrasi WNA: Bongkar Modus Pemerasan

Jaga Kesiapan Perangkat Digital Anda Agar Tetap Up to Date Memantau Informasi

Menyimak perkembangan analisis hukum, dinamika politik luar negeri, informasi dunia militer, pariwisata, hingga perkembangan dunia pendidikan tinggi tentu membutuhkan dukungan perangkat gadget yang selalu berada dalam kondisi prima. Jangan biarkan kendala teknis pada mesin digital merusak kenyamanan Anda dalam berselancar mencari informasi berita.

Bagi Anda masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang mengalami gangguan baterai drop atau layar bergaris pada ponsel pintar Anda saat membaca berita hukum, segeralah merapat ke pusat service iphone Surabaya untuk mendapatkan penanganan yang aman dan tepercaya. Sementara bagi para akademisi atau mahasiswa yang sering membaca dokumen jurnal hukum melalui tablet, gerai  service ipad Surabaya siap membantu mengatasi segala bentuk kerusakan LCD maupun gangguan sistem operasi pada gawai Anda.

Bagi masyarakat urban dengan tingkat mobilitas tinggi yang mengandalkan jam tangan pintar untuk memantau notifikasi berita kilat di pergelangan tangan, Anda bisa mendatangi pusat service iwatch Surabaya jika perangkat jam Anda mengalami masalah baterai kembung atau mati total. Tak ketinggalan, demi menjaga output audio nirkabel Anda tetap jernih tanpa kendala bising saat mendengarkan siaran podcast isu sosial politik, pastikan modul earphone Anda dirawat di tempat service airpods Surabaya.

 

Media Sosial:

iJOE – Spesialis Service Apple iPhone & MacBook

Forto Service HP Surabaya

 

Untuk keperluan pengetikan artikel opini, pengerjaan tugas akhir, atau aktivitas pengolahan data statistik riset, pastikan laptop kerja Anda selalu berada dalam kondisi suhu mesin yang stabil dengan melakukan pembersihan sirkuit di pusat service macbook Surabaya serta merawat komponen daya di gerai service imac Surabaya terpercaya agar performa komputasi komputer desktop Anda tetap berjalan cepat tanpa kendala lag.

1.Pembentukan Komisi Investigasi Etik:Langkah 1.

Pihak rektorat universitas secara resmi membentuk tim komisi etik khusus yang dikepalai oleh perwakilan dosen senior untuk mengumpulkan bukti permulaan.

2.Pemanggilan Saksi Aliansi Mahasiswa:Langkah 2.

Melakukan pemanggilan dan meminta keterangan dari perwakilan empat BEM Fakultas serta saksi mahasiswa yang mengetahui jalannya forum konsolidasi.

3.Pencopotan Jabatan Struktural:Langkah 3.

Menjatuhkan sanksi administratif berupa pencopotan jabatan secara permanen terhadap Ketua BEM FH UBK yang terbukti sah menerima aliran dana eksternal.

4.Koordinasi Eksternal dengan Penegak Hukum:Langkah 4.

Mendorong penuntasan pengusutan terhadap oknum alumni dan oknum aparat penyuap guna memulihkan nama baik dan marwah integritas akademik kampus.

Ulasan hukum dari kasus suap mahasiswa UBK ini memberikan gambaran jernih mengenai batasan delik hukum pidana korupsi di Indonesia. Meskipun secara formal Abdi Maludin terbebas dari jerat hukum tipikor akibat statusnya yang bukan penyelenggara negara, sanksi moral dan pembersihan etika di lingkungan kampus tetap harus ditegakkan demi menjaga kesucian gerakan idealisme mahasiswa dari intervensi kepentingan politik praktis.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.comUntuk mendapatkan informasi terbaru dan ulasan menarik lainnya seputar isu sosial, kebijakan publik, dan berita terkini, Anda dapat membaca artikel lainnya di cakwar.com,” dan “jika apple anda bermasalah apapun variannya iJOE solusinya dan dapatkan berita terkini tentang handphone android agar tidak ketinggalan informasi teknologi terbaru Pastikan Anda juga tidak melewatkan konten edukasi gadget menarik lainnya dengan cara mengikuti akun media sosial resmi iJOE di platform TikTokInstagram, dan YouTube sekarang juga!” jika pembaca mencari informasi berita terkini tentang politik dalam dan luar negeripendidikanteknologiwisataolah ragakulinermusikmiliter dan lain-lain.  

#TERBARU

#TEKNOLOGI

CakWar.com

Dunia

Politik Internasional

Militer

Acara

Indonesia

Bisnis

Teknologi

Pendidikan

Cuaca

Seni

Ulas Buku

Buku Best Seller

Musik

Film

Televisi

Pop Culture

Theater

Gaya Hidup

Kuliner

Kesehatan

Review Apple Store

Cinta

Liburan

Fashion

Gaya

Opini

Politik Negeri

Review Termpat

Mahasiswa

Demonstrasi

© 2025 Cak War Company | CW | Contact Us | Accessibility | Work with us | Advertise | T Brand Studio | Your Ad Choices | Privacy Policy | Terms of Service | Terms of Sale | Site Map | Help | Subscriptions